Ngasal Tapi Niat

3 Alasan Tidur Seseorang Bisa Lebih Nyenyak Saat TV Menyala

KamuCariApa – Setiap orang memiliki ritual unik agar tidurnya bisa nyenyak. Sebagian butuh kamar gelap gulita atau senyap, namun ada juga sekelompok lain yang bisa terlelap pulas dengan ditemani suara dan cahaya remang-remang dari layar televisi.

Jika termasuk tim yang merasa nyaman tidur dengan TV menyala, kamu tidak sendirian. Meski para ahli kesehatan tidak merekomendasikan kebiasaan ini, tetap ada alasan kuat yang menjadikan mereka tetap melakukannya.

Singkatnya, bagi sebagian orang, TV menyala bisa menjadi “obat tidur” yang ampuh. Mari kita ketahui lebih jauh tentang fenomena ini.

Kenapa Tidur Seseorang Bisa Lebih Nyenyak Saat TV Menyala?

Ada sejumlah alasan yang membuat tidur seseorang bisa nyenyak dengan kondisi TV menyala. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut di antaranya.

1. Efek Noise Masking

tidur nyenyak saat tv menyala
Ilustrasi seseorang tidur nyenyak saat tv menyala (Gambar: Freepik)

Salah satu alasan yang membuat TV membantu tidur lebih nyenyak adalah konsep “Noise Masking”. Suara TV, meskipun kompleks, bertindak seperti selimut audio yang stabil.

Volume suaranya yang konsisten mirip white noise secara efektif akan menutupi atau meredam suara-suara kecil lain yang berpotensi mengganggu proses tidur. Intinya, suara dari televisi menjaga level kebisingan sekitar tetap stabil, sehingga otak bisa berhenti “berjaga-jaga” terhadap ancaman suara mendadak dan membiarkan tubuh terlelap lebih dalam.

Hal senada pernah disampaikan Chivonna Childs, PhD, seorang psikolog di Cleveland Clinic. Ia tak memungkiri adanya sebagian orang yang memang merasa terbantu tidurnya oleh televisi yang menyala.

“Saya tahu kita seharusnya tidak menyalakan TV di malam hari, tetapi saya rasa lebih dari separuh orang Amerika tertidur dengan TV menyala. Itu menenangkan kita, hampir seperti mendengar white noise.” ungkapnya.

2. Pengalih Kecemasan dan Pikiran Lain

Terkadang, seseorang sulit tidur karena terlalu banyak pikiran atau sedang cemas. Alih-alih segera terlelap, mereka bisa terjaga lebih lama meski sudah sangat mengantuk.

Nah, dalam kondisi demikian, sebagian orang merasa terbantu dengan adanya suara televisi sebagai pengalih perhatian kognitif (cognitive distraction). Singkatnya, pikiran yang ada tadi pindah.

Bukan lagi memikirkan masa depan yang tak pasti arahnya, otak beralih memproses suara narasi, dialog, atau plot dari acara yang tayang di TV. Kondisinya semakin menarik ketika kamu menonton acara yang sudah familiar.

Melansir Health, menonton film atau acara TV yang sudah ditonton berkali-kali memberikan rasa nyaman. Kenyamanan ini dapat mengurangi kecemasan atau pikiran yang terus-menerus membuat kamu terjaga.

Senada, Dr. Childs dari Cleveland Clinic juga mengatakan bahwa sebagian orang suka menonton acara atau film untuk membantunya mengalihkan perhatian dari pikiran yang tak henti-hentinya keluar. Sekali lagi, hal ini menjadi menenangkan.

BACA JUGA: Kenapa Mimpi Cepat Hilang Saat Bangun? Padahal Barusan Masih Jelas Banget

3. Munculnya Rasa Nyaman Akibat Ilusi Kebersamaan

Pada sebagian orang, tidur di depan TV menyala akan membuatnya mengalami Ilusi Kebersamaan (Parasocial Company). Suara orang-orang berbicara dari televisi menciptakan ilusi bahwa kamu tidak sendirian.

Tentu, hal ini sangat membantu bagi mereka yang merasa kesepian atau memiliki kecemasan saat sendirian. Suara yang keluar terasa seperti selimut psikologis, memberikan sinyal pada tubuh bahwa “Semua aman, saatnya beristirahat.”

Ada Bahaya Kebiasaan Tidur dengan TV Menyala

Meski televisi bisa membantu kamu untuk tertidur lebih cepat, para ahli tetap memperingatkan bahwa kebiasaan ini dapat mengurangi kualitas tidur.

Salah satu alasannya karena cahaya biru dari layar TV dapat menekan produksi Melatonin (hormon tidur). Kondisi ini bisa membuat tidur kamu menjadi lebih dangkal dan sering terinterupsi, meski sebenarnya terasa nyenyak.

Sebagai solusi, bisa dipertimbangkan alternatif yang meniru manfaat TV menyala tanpa merusak kualitas tidur. Misal, seperti mengganti dengan White Noise Machine untuk memberikan suara latar konstan tanpa adanya cahaya biru yang mengganggu.

Jadi, terjawab sudah pertanyaan mengenai alasan tidur seseorang bisa lebih nyenyak saat TV menyala. Semoga informasinya bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *