Selera Kita

Sehari Bahas Anime: Demon Slayer Kimetsu no Yaiba, Overrated atau Memang Sekeren Itu?

KamuCariApa – Anime selalu punya cara unik untuk memikat para penonton. Selain dari formula menarik dalam cerita atau karakter populer yang membuat penonton suka, ada juga sebagian lain yang menawarkan visual atau animasi memukau dalam adagen-adegannya.

Salah satu judul yang sedang hype dan tak pernah lepas dari perbincangan adalah Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba. Berkat popularitasnya, serial ini sering digadang-gadang sebagai salah satu anime terbaik era modern.

Popularitas Kimetsu no Yaiba memang gila-gilaan. Anime yang digarap Ufotable ini mendunia berkat suguhan animasi yang memukau. Tak jarang, pembahasannya bisa berlarut-larut di berbagai platform media sosial masa kini.

Lantas, apa benar Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba ini sekeren itu, atau justru adanya suara-suara yang bilang kalau anime ini cuma “overrated” benar adanya?

Sinopsis Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Cuplikan anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (Gambar: Ufotable)

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba mengikuti kisah tentang Tanjiro Kamado, seorang anak desa yang awalnya hidup damai bersama keluarganya. Namun, tragedi datang saat keluarganya dibantai iblis, dan hanya adiknya, Nezuko, yang selamat meski ikut terinfeksi menjadi iblis.

Dari situ, perjalanan Tanjiro dimulai untuk menyembuhkan Nezuko sekaligus membasmi iblis-iblis yang menghantui dunia. Ia kemudian berjumlah sejumlah karakter lain yang berjasa dalam pengembangan kemampuannya.

Oiya, anime Demon Slayer sendiri terbagi dalam beberapa serial maupun film. Masing-masing biasanya menceritakan satu busur cerita utama dalam perjalanan Tanjiro untuk mengalahkan Raja Iblis Muzan Kibutsuji.

Kimetsu no Yaiba Season 1 (2019)

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Poster anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (Gambar: Ufotable)

Musim pertama ini memperkenalkan dunia Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba. Di sini, mulai dijelaskan informasi dasar seperti organisasi pembasmi iblis hingga teknik pernapasan yang dipakai bertarung.

Adegan pertarungan di Gunung Natagumo menjadi salah satu highlight yang membuat nama Demon Slayer melambung. Tentu, berkat visual pertarungan Tanjiro dan Nezuko saat melawan Rui, Iblis Bawah 5 dari 12 Kizuki.

Demon Slayer the Movie: Mugen Train (2020)

Demon Slayer Mugen Train
Cuplikan film anime Demon the Movie: Mugen Train (gambar: Ufotable)

Film anime Mugen Train melanjutkan kisah Tanjir Kamado dkk. Di film ini, Tanjiro bersama Zenitsu, Inosuke dan Nezuko mendapatkan misi untuk membasmi iblis yang disinyalir berada di kereta api.

Tanjiro di sana bertemu Kyojuro Rengoku, seorang Hashira Api. Lawan mereka di sini adalah Enmu, Iblis Bawah 1 dari 12 Kizuki.

Namun, setelah Enmu dikalahkan, secara tak terduga muncul Akaza, Iblis Atas 3. Selain jago bela diri, Akaza ini adalah petarung tangguh yang juga punya kemampuan Mantra Darah Iblis mumpuni.

Pada pertarungan yang berjalan sengit, Kyojuro sang Hashira Api terbunuh. Akaza sendiri akhirnya memilih kabur karena matahari sudah mulai nampak, meski Tanjiro dan lainnya sebenarnya masih hidup.

BACA JUGA: Sehari Bahas Anime: Chainsaw Man, Anime Ini Sadis Karena Tak Takut Bunuh Banyak Karakternya

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Entertainment District (2021)

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Entertainment District
Cuplikan anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Entertainment District (gambar: Ufotable)

Setelah kematian Kyojuro di Mugen Train, cerita akan beralih ke busur Distrik Hiburan. Di sini, Tanjiro dkk melakukan misi bersama Tengen Uzui yang merupakan Hashira Suara.

Pada penyelidikan yang dilakukan, mereka bertemu iblis kembar yang statusnya Iblis Atas 6, yakni Daki dan Gyutaro. Keduanya sangat kuat karena masing-masing memiliki kemampuan berbeda yang sangat merepotkan.

Di busur cerita ini juga, Demon Slayer kembali mendunia. Penyebabnya tak lain adalah visual memukau dari pertarungan Tengen dengan Gyutaro. Bahkan, sebagian orang tak keberatan menyebut pertarungan keduanya sebagai salah satu animasi terbaik dalam sejarah serial anime.

Hasilnya, Daki dan Gyutaro berhasil dibinasakan. Meski begitu, semuanya dibayar mahal dengan Tengen yang kehilangan satu lengan dan sebelah matanya. Sementara trio Tanjiro beserta Nezuko mengalami luka-luka.

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Swordsmith Village (2023)

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Swordsmith Village
Cuplikan anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Swordsmith Village (gambar: Ufotable)

Pada musim ini, busur cerita beralih ke Desa Penempa Pedang. Awalnya, Tanjiro hanya berniat untuk berkunjung untuk menemui Haganezuka, penempa pedangnya.

Di sana, Tanjiro justru bertemu Hashira Kabut Muichiro Tokito dan Mitsuri Kanroji si Hashira Cinta. Selain itu, ia juga bertemu Genya, rekan seangkatannya yang juga adik dari Sanemi Shinazugawa si Hashira Angin.

Sama seperti Tanjiro, kehadiran mereka ke Desa Penempa Pedang berkaitan dengan pedang masing-masing yang sedang ditempa atau diperbaiki. Namun, tanpa diduga tiba-tiba desa itu diserang Iblis Atas 4 Hantengu dan Iblis Atas 5 Gyokko.

Berbeda dengan busur sebelumnya, ada yang menganggap pacing cerita di season ini agak lambat. Meski begitu, kualitas animasinya masih jadi senjata utama bagi yang menarik minat penonton.

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Hashira Training (2024)

Sesuai namanya, busur cerita Pelatihan Hashira mengisahkan Tanjiro dkk yang bakal menjalani latihan berat bersama para Hashira. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan pertempuran terakhir dengan para iblis.

Tanjiro sendiri melakukannya secara bergantian dari satu Hashira ke Hashira lain. Season ini juga menjadi pengantar sebelum nantinya masuk film Infinity Castle.

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle (2025)

demon slayer kimetsu no yaiba infinity castle
Poster film anime Demon Slayer Movie: Infinity Castle (gambar: Ufotable)

Busur Infinity Castle menjadi cerita utama dalam film terbaru Demon Slayer. Setelah pengorbanan yang dilakukan Ubuyashiki beserta istri dan kedua putrinya, Muzan terpojok oleh serangan mendadak dari Tamayo dan Gyomei Himejima si Hashira Batu.

Namun, di saat para Hashira dan pembasmi iblis lainnya datang, Muzan melalui Nakime menghubungkan mereka semua ke sebuah dimensi tak terbatas yang dikenali sebagai Infinity Castle. Di sini, para Hashira dan pembasmi iblis yang tersisa siap melakukan pertempuran akhir untuk membunuh Muzan Kibutsuji.

Jadi, Overrated atau Memang Bagus?

Anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba memang memiliki popularitas tinggi. Bahkan, tak berlebihan jika menyebut serial ini termasuk salah satu paling hype di era sekarang.

Terlepas dari itu, masih ada sebagian orang yang mengatakan bahwa Kimetsu no Yaiba “overrated”. Penonton yang berpendapat demikian menyebut KNY ini hanya mengandalkan visual bagus semata, sedangkan jalan ceritanya standar bak anime aksi petualangan pada umumnya.

Apa pun itu, masing-masing penonton bebas berkomentar. Terlepas dari statusnya overrated atau tidak, Demon Slayer tetap memiliki daya tarik luar biasa.

Animasi spektakuler, soundtrack memukau, serta kehadiran karakternya yang populer membuatnya mudah dicintai banyak orang. Bisa jadi, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba ini adalah contoh anime yang melalui kemasan visual bisa mengangkat cerita sederhana menjadi fenomena global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *