Kenapa Makan Bubur Ayam Bikin Cepat Lapar Lagi? Ini Penyebabnya
KamuCariApa – Sebagian orang mungkin pernah merasa bahwa makanan seperti bubur ayam bikin cepat lapar lagi. Tak perlu khawatir, hal ini sebenarnya cukup wajar dan memang memiliki alasan yang masuk akal.
Bagi banyak orang, bubur ayam menjadi salah satu menu sarapan favorit. Tekstur yang lembut, hangat, dan kaya rasa membuatnya terasa enak sekaligus mengenyangkan saat suapan pertama.
Namun, ada sisi lain yang cukup menarik dari bubur ayam ini. Sebagian orang yang memakannya sering merasa lebih cepat lapar lagi. Maksudnya, tidak butuh waktu hingga jam makan berikutnya, perut sudah mulai keroncongan, seolah-olah semangkuk bubur ayam tadi hanya lewat begitu saja.
Fenomena “cepat lapar lagi” setelah mengonsumsi bubur ayam ini sering menimbulkan tanda tanya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasannya yang bisa disimak.
Kenapa Makan Bubur Ayam Bikin Cepat Lapar Lagi?

Rasa lapar yang timbul tak lama setelah makan bubur ayam adalah kondisi wajar. Umumnya, hal tersebut sebagian besar disebabkan oleh komposisi makronutrien utama dari hidangan itu sendiri.
Seperti diketahui, bahan dasar bubur adalah beras yang dimasak dengan air berlebihan hingga teksturnya sangat lembek. Proses ini membuat pati dalam beras menjadi lebih mudah dicerna, sehingga secara teknis, bubur dikategorikan sebagai karbohidrat sederhana yang memiliki indeks glikemik (IG) tinggi.
Nah, selama ini kita juga mengenali bahwa makanan dengan IG tinggi akan dicerna dan diserap tubuh dengan sangat cepat. Maka, saat kamu makan bubur, glukosa dilepaskan ke aliran darah hampir seketika.
Efeknya, lonjakan gula darah ini bisa memicu respons insulin yang besar. Setelah lonjakan cepat, kadar gula darah akan turun kembali dengan cepat pula. Penurunan drastis ini kemudian akan mengirim sinyal ke otak bahwa tubuhmu sedang kekurangan energi yang diterjemahkan sebagai rasa lapar.
Tips agar Bubur Ayam Lebih Mengenyangkan
Meski bubur ayam cenderung membuat cepat lapar, bukan berarti kamu tidak boleh memakannya sama sekali. Jika berkenan, ada beberapa penyesuaian yang bisa dilakukan guna meningkatkan nilai gizi dan daya kenyangnya.
1. Tambahkan Protein yang Cukup
Pertama, kamu bisa menambahkan asupan protein. Jangan hanya mengandalkan suwiran ayam yang sedikit, coba tambahkan seperti telur rebus yang dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi dan efektif menahan lapar.
Kemudian, bisa juga menambah kacang-kacangan. Taburkan kacang kedelai atau kacang tanah yang tidak digoreng terlalu banyak. Jika memungkinkan, beri pula daging ayam yang lebih banyak.
BACA JUGA: 3 Alasan Tidur Seseorang Bisa Lebih Nyenyak Saat TV Menyala
2. Tingkatkan Serat
Memang sulit menambahkan serat ke dalam bubur yang sudah jadi. Namun, kamu tetap bisa menambahkannya dari topping atau pendamping yang dibuat sendiri.
Misal, sayuran hijau seperti sawi yang direbus atau tumis. Apabila bubur dibuat sendiri, pertimbangkan untuk gunakan campuran beras putih dengan sedikit beras merah atau tambahkan biji-bijian lain untuk meningkatkan serat.
3. Kontrol Topping yang Tidak Sehat
Bubur ayam memang terkenal dengan topping beragam. Alih-alih membuatmu semakin kenyang, pelengkap itu justru bisa bikin cepat lapar lagi.
Maka, coba kurangi topping yang bisa mempercepat lapar dan menambah kalori tanpa nutrisi, seperti kerupuk, emping, atau cakwe yang digoreng. Makanan yang digoreng seringkali menyebabkan rasa lapar kembali karena memperlambat pencernaan.
Jadi, bisa dipahami bahwa anggapan makan bubur ayam bikin cepat lapar lagi itu tidak salah. Bukan kekurangan kalori, hal ini diakibatkan sifatnya sebagai makanan berkarbohidrat sederhana dengan indeks glikemik tinggi dan minim serat serta protein.
Kombinasi tersebut menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti penurunan drastis, memicu sinyal lapar dari otak. Nah, untuk menjadikan bubur ayam sebagai menu yang lebih seimbang dan mengenyangkan, fokus pada penambahan protein (telur atau ayam) dan sumber serat (sayuran). Bersama sedikit modifikasi, kamu tetap bisa menikmati kehangatan dan kelezatan bubur ayam tanpa harus cepat-cepat mencari camilan lagi. Semoga bermanfaat ya!
