Bacaan Sujud Sahwi, Lengkap dengan Tata Caranya
KamuCariApa – Bacaan sujud sahwi penting diketahui umat Muslim. Bacaan ini biasanya dibacakan saat seseorang lupa rakaat ketika sedang melaksanakan sholat.
Terkait kejadian seperti lupa rakaat sholat, Allah SWT tidak mempersulit para hambanya. Tak harus mengulangi sholat dari awal, kita bisa terus melanjutkannya dengan tambahan menyisipkan bacaan sujud sahwi di akhir rakaat.
Saat mengerjakan ibadah sholat, memang bisa terjadi kondisi seperti lupa jumlah rakaat yang telah dikerjakan. Hal tersebut biasanya terjadi karena berbagai sebab, termasuk faktor usia hingga tingkat kekhusyukan dalam sholat.
Bacaan Sujud Sahwi

Sebagai informasi, sujud sahwi merupakan sujud yang dilakukan ketika seseorang merasa melakukan kesalahan saat sholat. Misal, seperti meninggalkan sunnah ab’adh hingga lupa atau ragu mengenai jumlah rakaat yang sudah dikerjakan.
Contoh mudahnya, Fulan tengah menunaikan sholat Magrib. Namun, ia ragu telah mengerjakan dua atau tiga rakaat.
Nah, di keadaan seperti ini, Fulan bisa menetapkan rakaat yang paling diyakini. Kemudian, sebelum mengakhiri rangkaian shalat dengan salam, ia melakukan sujud sahwi.
Bacaan sujud sahwi dibacakan dalam hati dan dapat dilakukan sebelum maupun sesudah salam, sesuai kondisi. Berikut bacaannya:
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو
Arab latin: “Subhana Malla yanaamu walaa yashuu”
Artinya: “Maha Suci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa”
Tata Cara Sujud Sahwi
Sujud sahwi umumnya dilakukan dibaca sebelum maupun sesudah salam pada sholat. Hal ini bergantung saat kita menyadari adanya kesalahan rakaat pada sholat.
Misal, Anda menyadari ada rakaat yang kurang atau berlebih sebelum salam, maka bacaan sujud sahwi dibaca sebelum salam. Sebaliknya, ketika baru menyadari kesalahan rakaat setelah salam, maka bisa membaca bacaan sujud sahwi setelahnya.
Melansir laman Kemenag, Imam An-Nawawi menjelaskan adanya sejumlah pendapat ulama terkait waktu pelaksanaan sujud sahwi. Menurunya, pendapat yang paling kuat adalah sujud sahwi dilakukan sebelum salam dan dikerjakan sebanyak dua kali sujud.
Saat berada di antara dua sujud, kita bisa menyelinginya dengan duduk iftirasy atau seperti duduk tahiyat awal. Setelah itu, lanjutkan untuk sujud kedua hingga salam dengan posisi tawarruk atau duduk tahiyat akhir.
BACA JUGA: Doa Kejatuhan Cicak, Jangan Takut Atau Percaya Mitos Buruk
Kemudian, ada juga pendapatan yang mengatakan sunnah membaca kalimat takbir ketika hendak bangkit dari sujud sahwi. Hal tersebut diterangkan dalam sebuah hadits dari Imam Abdullah bin Buhainah, sebagai berikut:
“Setelah beliau menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud sahwi ini sebelum salam.” (HR. Bukhari no.1224 dan Muslim no.570).
Demikian ulasan mengenai bacaan sujud sahwi beserta tata caranya yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat! Wallahu A’lam.
